Implementasi Pemanfaatan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Sebagai Sumber Pembelajaran Bagi Pelajar
DOI:
https://doi.org/10.71417/jpc.v2i2.170Keywords:
Budaya, Museum, Pelajar, Pengabdian kepada Masyarakat, Sumber PembelajaranAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II sebagai sumber pembelajaran kontekstual bagi pelajar. Museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelestarian benda bersejarah, tetapi juga sebagai media edukasi yang mampu menghadirkan pengalaman belajar secara langsung dan bermakna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui kegiatan pendampingan edukasi museum yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, observasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi, serta pencatatan selama kegiatan berlangsung, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan museum sebagai sumber pembelajaran mampu meningkatkan pemahaman pelajar terhadap sejarah dan budaya lokal, menumbuhkan minat belajar, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik. Keterlibatan petugas museum sebagai fasilitator turut mendukung terciptanya interaksi edukatif antara pelajar dan sumber sejarah yang tersedia. Selain memberikan manfaat dalam proses pembelajaran, kegiatan ini juga berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk mencintai, menjaga, dan melestarikan warisan budaya daerah. Dengan demikian, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II memiliki potensi strategis sebagai sumber pembelajaran berbasis pengalaman yang dapat memperkuat pendidikan sejarah dan budaya bagi pelajar.
Downloads
References
Ambrose, T., & Paine, C. (2018). Museum basics (4th ed.). Routledge.
Falk, J. H., & Dierking, L. D. (2016). The museum experience revisited. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315417851
International Council of Museums. (2022). Museum definition. https://icom.museum/en/resources/standards-guidelines/museum-definition/
Jensen, N. (2016). Children, museums and learning: A review of research on museum learning. Museum Management and Curatorship, 31(1), 1–17. https://doi.org/10.1080/09647775.2015.1112346
Kisiel, J. F. (2018). The role of museum field trips in science learning: A review of research. Journal of Museum Education, 43(2), 123–134. https://doi.org/10.1080/10598650.2018.1452503
Marty, P. F. (2019). Museum informatics and digital learning environments: Transforming access to cultural heritage. Museum Management and Curatorship, 34(3), 245–260. https://doi.org/10.1080/09647775.2019.1582073
Meyer, M., & Land, R. (2018). Learning through objects: Museum collections as educational resources. International Journal of Heritage Studies, 24(5), 489–504. https://doi.org/10.1080/13527258.2017.1413689
Nofrion, N., & Wijayanto, B. (2020). Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran kontekstual. Jurnal Pendidikan Geografi, 25(2), 85–96.
Pavlidis, G., & Tsihrintzis, G. A. (2021). Cultural heritage education through museums: Enhancing students' learning experiences. Education Sciences, 11(9), 498. https://doi.org/10.3390/educsci11090498
Rahmawati, F., & Atmaja, H. T. (2021). Pemanfaatan museum sebagai sumber belajar sejarah untuk meningkatkan kesadaran sejarah peserta didik. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 4(2), 95–104.
Suhartono, E., & Arifin, Z. (2022). Museum sebagai sumber pembelajaran sejarah lokal dalam membangun karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 5(1), 34–45.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amalia Damayanti, Margareta (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












