Penguatan Human Capital melalui Pengembangan Soft Skills Siswa Sekolah Dasar: Studi Kualitatif Program Speak and Literacy Class
DOI:
https://doi.org/10.71417/jpc.v2i2.188Keywords:
Human Capital, Soft Skills, Literasi, Komunikasi, Storytelling, Sekolah DasarAbstract
Pengembangan human capital pada jenjang pendidikan dasar tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan akademik, tetapi juga memerlukan penguatan soft skills, khususnya kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, dan literasi. Hasil observasi awal di SDN 8 Sidomulyo, Banyuwangi, menunjukkan bahwa sebagian siswa masih mengalami keterbatasan dalam menyampaikan pendapat, berbicara di depan kelas, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan literasi. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program Speak and Literacy Class serta mengidentifikasi kontribusinya terhadap pengembangan kemampuan komunikasi dan literasi siswa. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui desain studi kasus yang melibatkan 64 siswa kelas IV dan V. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa program memberikan ruang bagi siswa untuk berpartisipasi aktif melalui kegiatan membaca, menyimak, menjawab pertanyaan, mengolah informasi dengan kata-kata sendiri, dan storytelling. Dari 18 siswa yang diberikan kesempatan untuk tampil, sebanyak 12 siswa (66,7%) bersedia menyampaikan cerita atau informasi di depan kelas. Temuan tersebut menunjukkan bahwa integrasi kegiatan literasi dan praktik berbicara dapat mendorong partisipasi siswa sekaligus memberikan ruang untuk mengembangkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi. Program Speak and Literacy Class memiliki relevansi dalam mendukung pengembangan human capital sejak dini melalui penguatan keterampilan literasi dan komunikasi.
Downloads
References
Amanda, C. T., Fadhia, H. D., & Putri, Y. C. (2025). Penerapan metode storytelling terhadap kemampuan berbicara dan kepercayaan diri siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 72–81.
Amri, S., & Rochmah, E. (2021). Pengaruh kemampuan literasi membaca terhadap prestasi belajar siswa sekolah dasar. EduHumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 13(1), 52–58.
Anjelina, N., & Tarmin, W. (2022). Keterampilan berbicara siswa sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(4), 7327–7333. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3495
Apriyanto, S. C., Restian, A., Makhali, & Putri, S. D. P. (2025). Model penguatan perkembangan sosial dan emosional anak melalui pembelajaran kolaboratif dan empatik di sekolah dasar. J-SES: Journal of Science, Education and Studies, 4(3), 107–113. https://doi.org/10.30651/jses.v4i3.29202
Arifin. (2023). Human capital investment: Meningkatkan daya saing global melalui investasi pendidikan. Jurnal Education and Development, 11(2), 174–179. https://doi.org/10.37081/ed.v11i2
Asyurah, S., & Hamzah, R. A. (2026). Analisis pengembangan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar: Kajian literatur dalam perspektif kompetensi abad ke-21. Dialektika: Jurnal Kependidikan, Kebahasaan, dan Kesastraan Indonesia, 3(1), 104–114. https://doi.org/10.21154/dialektika.v3i1.13223
Becker, G. S. (1964). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education. Columbia University Press.
Bonwell, C. C., & Eison, J. A. (1991). Active learning: Creating excitement in the classroom. George Washington University.
Chotimah, D. L. H. (2023). Mendorong kemampuan membaca siswa sekolah dasar melalui intervensi fonik. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 13(1), 291–299. https://doi.org/10.24127/gdn.v13i1.6482
Elfrisca, D., Oktrifianty, E., & Fadhillah, D. (2023). Keterampilan berbicara siswa pada pembelajaran tematik siswa kelas V sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(4), 1863–1868. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i4.5770
Firiyanti, I., & Anggoro, B. K. (2024). Kemampuan literasi peserta didik tingkat sekolah dasar. Journal of Language, Literature, and Arts, 4(6), 540–548.
Goldfeld, S., Beatson, R., Watts, A., Snow, P., Golde, L., & Lee, H. N. D. (2022). Tier 2 oral language and early reading interventions for preschool to grade 2 children: A restricted systematic review. International Journal of Language & Communication Disorders.
Goldin, C. (2016). Human capital. In C. Diebolt & M. Haupert (Eds.), Handbook of cliometrics. Springer.
Harahap, D. G. S., Nasution, F., Nst, E. S., & Sormin, S. A. (2022). Analisis kemampuan literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(2), 2089–2098.
Hidayah, N., & Ningrum, A. R. (2024). Soft skill: Penting untuk dikembangkan oleh peserta didik sebagai bagian dari Kurikulum Merdeka. LENTERA: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 17(2), 229–242. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2400
Hindarsih, T. P., & Ratnaningsih, S. (2025). Pendidikan sebagai investasi sumber daya manusia: Analisis data annual report Sekolah Alam Indonesia Cipedak tahun ajaran 2023–2024. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 10(4), 2729–2738. https://doi.org/10.34125/jkps.v10i4.1430
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Liska, Amrah, & Herlina. (2025). Penerapan metode storytelling untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar kelas II. Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(1).
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nair, V., Tuan, P., & Lee, Y. (2022). Using digital storytelling to improve pupils' speaking skills in the age of COVID-19. Sustainability, 14(17), 10812.
Nisak, S. K., Puspitasari, R., Hakim, M. L., Hanafiah, H., & Nugroho, F. A. (2025). Integrasi nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pengembangan kurikulum sekolah dasar. Journal of Innovative and Creativity (JOECY), 5(3).
Nugraha, E. (2023). Pengembangan dasar soft skill dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa tingkat dasar. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat), 8(2), 279–287. https://doi.org/10.21067/jpm.v8i2.7521
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. (2013). Pasal 19 ayat (1).
Permana, A. R., Rismawati, I., Mustopa, E., & Rahayu, A. P. (2025). Meningkatkan kemampuan berbicara dengan menggunakan media storytelling model ADDIE pada siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(10.C), 43–50.
Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children (M. Cook, Trans.). International Universities Press.
Pransisca, M. A., & Alim, A. (2025). Penerapan metode bercerita dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas 1 SDN 4 Masbagik Utara. Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia, 4(2). https://doi.org/10.58218/literasi.v4i2.1543
Putri, W. A., & Rahmah, N. (2023). Tingkat kemampuan literasi membaca peserta didik selama belajar dari rumah pasca pandemi COVID-19 di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 3(4). https://doi.org/10.37081/jipdas.v3i4.1704
Qomaruddin, & Sa'diyah. (2024). Model analisis data Miles dan Huberman dalam penelitian kualitatif pendidikan. Jurnal Metodologi Penelitian Pendidikan, 8(1), 11–24.
Rahmadani, S. N., & Nani, S. (2024). Pengaruh model bercerita (storytelling) terhadap pemahaman bacaan siswa kelas V di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(8), 4487–4497.
Rahmawati, et al. (2025). Human Capital Index dan implikasinya terhadap kebijakan pendidikan di Indonesia. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 14(1), 12–28.
Ratnaningsih, S., & Nurochim, N. (2022). Pendidikan sebagai investasi sumber daya manusia. EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi, 3(1), 61–71.
Safitri, E. M., Maulidina, I. F., Zuniari, N. I., Amaliyah, T., Wildan, S., & Supeno. (2022). Keterampilan komunikasi siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPA berbasis laboratorium alam tentang biopori. Jurnal Basicedu, 6(2), 2654–2663. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2472
Sarmila, I., Wijaya, S., Rokmanah, S., & Zambri, M. (2025). Analisis kemampuan berbicara melalui metode bercerita pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas II SD Negeri Kalibuntu. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3).
Schultz, T. W. (1961). Investment in human capital. The American Economic Review, 51(1), 1–17.
Simatupang, D. K. A. (2022). Improving students' reading comprehension on persuasive text through storytelling. Journal of Classroom Action Research, 1(1), 16–19. https://doi.org/10.52622/jcar.v1i1.51
Tarigan, M., & Fadillah, F. (2023). Identification of soft competencies aspects in human resource development in the industrial era 4.0. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 26(1), 21–44. https://doi.org/10.24914/jeb.v26i1.5466
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes (M. Cole, V. John-Steiner, S. Scribner, & E. Souberman, Eds.). Harvard University Press.
Wahyudin, W., Lisdiana, K., Solehuddin, A. A., & Fatmawati, E. (2024). Kurikulum Merdeka: Solution or causation of students' lack of soft skills? Inovasi Kurikulum, 21(4), 1825–1846. https://doi.org/10.17509/jik.v21i4.71267
World Bank. (2020). The human capital index 2020 update: Human capital in the time of COVID-19. World Bank Group.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andini Nindia Widyasari, Intan Nur Alfinofianti, Kaylaluna Israyfa, Risca Fitri Ayuni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












