Inovasi Briket dari Limbah Kulit Biji Karet untuk Pemberdayaan UMKM Battu Winangun

Authors

  • Aldo Riandi Universitas Baturaja Author
  • Elfin Oktavia Universitas Baturaja Author
  • Indah Permata Sari Hutabarat Universitas Baturaja Author
  • Muhammad Efri Yaldo Saputra Universitas Baturaja Author
  • Gitta Destalya Adrian Nova Universitas Baturaja Author

DOI:

https://doi.org/10.71417/jpc.v2i1.138

Keywords:

Briket, Limbah Kulit Biji Karet, Pemberdayaan UMKM

Abstract

Proyek inovatif tentang pembuatan briket dari limbah kulit biji karet. Inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Battu Winangun, Sumatera Selatan, dengan mengubah limbah pertanian yang selama ini terbuang menjadi produk yang bernilai ekonomi, layak secara komersial, dan ramah lingkungan. Metodologi yang diterapkan meliputi proses sistematis: karbonisasi limbah kulit biji karet menggunakan drum kaleng, pencampuran arang yang dihasilkan dengan perekat alami, pencetakan briket secara manual menjadi bentuk persegi menggunakan cetakan kayu, dan terakhir, pengeringan alami di bawah sinar matahari selama tiga hari. Penelitian ini berhasil menunjukkan efektivitas metode produksi manual tersebut. Briket yang dihasilkan memiliki sifat fisik yang sangat baik, termasuk kadar air rendah sebesar 8%, kepadatan melebihi 0,8 g/cm³, dan kekerasan yang memadai untuk penyimpanan serta pengangkutan jarak jauh tanpa mudah hancur. Yang terpenting, briket ini memiliki daya kalori tinggi sebesar 6200 kcal/kg, menunjukkan efisiensinya sebagai sumber bahan bakar. Inovasi ini menawarkan manfaat ekonomi yang signifikan, dengan potensi kapasitas produksi 20-30 kg per hari, yang diperkirakan dapat meningkatkan pendapatan UMKM sebesar 20-30% per bulan. Selain keuntungan ekonomi, proyek ini berkontribusi positif terhadap keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi limbah. Rencana pengembangan selanjutnya mencakup perluasan jangkauan pasar melalui platform online dan diversifikasi penawaran produk untuk memastikan kelangsungan usaha dan dampak yang lebih luas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

H. S. N. Nur Asiah1, Ida Fitriani2, Baharudin3, “Diversifikasi Pengolahan Biji Karet Menjadi Panganan Ringan Bernilai Ekonomis Pada Ibu-ibu Istri Buruh Perkebunan Karet di Desa Rejomulyo Kab. Lampung Selatan,” p. 90, 2000.

H. Emilia, “DITERAPKAN OLEH PERGURUAN TINGGI,” vol. 2, no. 3, pp. 122–130, 2022.

Y. District and I. N. Figures, “Kecamatan yyyyy dalam angka,” vol. xx, 2024.

S. Jenderal and K. Pertanian, “BUKU OUTLOOK KOMODITAS PERKEBUNAN KARET”.

Y. District and I. N. Figures, “Kecamatan yyyyy dalam angka,” vol. xx, 2025.

J. B. Tarigan et al., “RSC Advances Waste rubber seeds as a renewable energy source : direct biodiesel production using a controlled crushing device †,” RSC Adv., vol. 12, pp. 2094–2101, 2022, doi: 10.1039/D1RA08298A.

J. Pengabdian et al., “Pkm renyahnya es krim biji karet: pengembangan produk biji karet yang lezat dan berkhasiat tinggi sebagai peluang usaha masyarakat di desa bontomangiri, kecamatan bulukumpa, kabupaten bulukumba,” vol. 8, pp. 9–19, 2022.

T. R. Manik, Z. Azmi, and A. Azlan, “Sistem Pakar Dalam Mendiagnosa Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kopi Arabica (Coffee Arabica) Menggunakan Metode Dempster Shafer,” J. Sist. Inf. Triguna Dharma (JURSI TGD), vol. 3, no. 2, p. 82, 2024, doi: 10.53513/jursi.v3i2.5777.

E. F. Fatharani, R. N. Sari, and A. M. Harahap, “Studi Literatur Pemanfaatan Biji Karet ( Hevea Brasiliensis ) sebagai Bahan Baku Tempe di Desa Galang Suka,” vol. 6, pp. 250–255, 2022.

K. Angan, U. Keuangan, K. E. U. Mikro, and K. Menengah, tata kelola manajemen & keuangan usaha mikro kecil menengah.

R. Elvia, H. Amir, and P. Lestari, “Bimbingan Teknis Pengolahan Limbah Biji Karet Menjadi Bahan Baku Alternatif Pembuatan Keripik Tempe Di Desa Jayakarta , Bengkulu Tengah,” vol. 3, no. 1, pp. 1–6, 2023.

K. Sebagai et al., “PEMANFAATAN LIMBAH PASCA PANEN GETAH KARET DAN KAYU POHON KARET SEBAGAI BRIKET ARANG UNTUK KEMANDIRIAN ENERGI,” vol. 16, no. 11, pp. 7719–7726, 2022.

R. Ramadhani, D. W. I. Sandri, and J. D. Jaya, “Optimasi produksi biobriket dari kulit buah karet,” vol. 2, no. 2, pp. 2–6, 2015.

K. Kendal, “Potensi biji karet menjadi olahan produk pangan yang aman dan sehat di desa ngareanak kecamatan singorojo kabupaten kendal,” vol. 7, no. 1, pp. 23–28, 2022.

S. D. Saragih et al., “Pembuatan briket dari campuran cangkang biji karet dan limbah padat kelapa muda dengan variasi perekat tapioka sebagai bahan bakar alternatif,” vol. 3, no. Juni, pp. 372–386, 2025.

Published

2026-02-09

Issue

Section

Articles

How to Cite

Inovasi Briket dari Limbah Kulit Biji Karet untuk Pemberdayaan UMKM Battu Winangun. (2026). Jurnal Pengabdian Cendekia, 2(1). https://doi.org/10.71417/jpc.v2i1.138