Pemberdayaan Masyarakat Melalui Produksi Black Garlic sebagai Pangan Sehat untuk Mencegah Penyakit Akibat Gaya Hidup Tidak Sehat
DOI:
https://doi.org/10.71417/jpc.v2i1.130Keywords:
Black Garlic, Pemberdayaan Masyarakat, Pangan Fungsional, Pencegahan Kesehatan, Transfer TeknologiAbstract
Peningkatan penyakit degeneratif akibat gaya hidup tidak sehat mendorong perlunya pangan fungsional lokal. Penelitian ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Dangdang, Tangerang melalui produksi black garlic menggunakan rice cooker rumah tangga. Penelitian pengabdian masyarakat dengan pendekatan partisipatif Research and Development melibatkan populasi 247 kepala keluarga, sampel purposive 35 ibu rumah tangga usia 25-55 tahun. Instrumen terdiri dari kuesioner pre-post test, observasi partisipasi, checklist keterampilan, dan wawancara mendalam; dianalisis mixed methods dengan Achievement Level dan SWOT partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan 82%, keterampilan praktik mandiri 78%, minat usaha rumah tangga 75%, serta produksi black garlic sukses dengan karakteristik warna hitam, tekstur lembut, rasa manis. Kesimpulan: Pendekatan partisipatif efektif mentransfer teknologi tepat guna black garlic sebagai pangan fungsional preventif sekaligus pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.
Downloads
References
Asriyadi, F. (2024). Pengaruh konsumsi bawang hitam (black garlic) terhadap penurunan kolesterol dan tekanan darah. Jurnal Darma Agung, 32(3), 134–142.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781071817971
Emzir. (2021). Metodologi penelitian kualitatif: Teknik analisis data. Pustaka Setia.
Hidayati, I., Andiarna, F., & Agustina, E. (2020). Uji aktivitas antioksidan ekstrak bawang hitam (black garlic) dengan variasi lama pemanasan. Al-Kauniyah: Jurnal Biologi, 13(1), 39–50.
Nur Faisyah, S., Iqbal, M., Alifia, N., Rosa, P., Rizqulloh, M. W., & Haryanti, Y. (2024). Tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan dalam menyelesaikan tugas akhir di Universitas Muhammadiyah Jember. The Indonesian Journal of Health Science, 15(2), 123–135. https://doi.org/10.32528/tijhs.v15i2.1604
Oktianti, D., et al. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman herbal sebagai suplemen kesehatan. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat, 88–95.
Putri, W. N. E., & Astuti, N. M. W. (2022). Potensi pangan fungsional berbasis tanaman herbal sebagai upaya pencegahan penyakit degeneratif. Proceedings of National Seminar on Pharmacy, 244–259.
Rahmi, S., & Husin, H. (2020). Analisis sensori dan aktivitas antioksidan campuran bawang putih, jahe, lemon, dan madu sebagai suplemen herbal. Pro Food: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 6(1), 600–608.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Penerbit Alfabeta.
Sukrianto, D. I., Putri, T. A. E., Permatasari, D., Ziva, D., & Wahyuni, S. (2024). Training and assistance of black garlic production in Waru Village, Parung District, Bogor Regency. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian kepada Masyarakat, 8(3), 105–113.
Sudaryono. (2022). Metodologi penelitian teknik industri. Graha Ilmu.
Yuswantina, R., & Wijayanti, F. (2021). Upaya peningkatan daya tahan tubuh masyarakat melalui pangan fungsional berbasis herbal. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat, 105–110.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rosyid Syahid Abdurrahman, Muhammad Fajar Aditia, Reyhan Putra Kusuma, Yudha Rizqy Utomo, Tyara Octavia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












